Pengaruh Tindakan Relaksasi Otot Progresif Terhadap Kecemasan Pada Remaja Di SMAK Stella Maris Surabaya

Authors

  • Ponpilianus Jelahu STIKES Katolik St.Vincentius A Paulo Surabaya
  • Cicilia Wahju Djajanti STIKES Katolik St.Vincentius A Paulo Surabaya
  • Sisislia Indriasari Widianingtyas STIKES Katolik St.Vincentius A Paulo Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.33508/ners.v13i1.7260

Abstract

Pendahuluan: Kecemasan adalah suatu keadaan psikologis yang ditandai dengan perasaan takut atau khawatir serta gelisah yang umumnya sering terjadi pada remaja. Oleh karena itu, strategi yang dapat dilakukan untuk mengatasi kecemasan yaitu tindakan relaksasi otot progresif yang menekan kerja sistem saraf simpatis dan mengaktifkan kerja sistem saraf parasimpatis sehingga dapat menimbulkan rasa kenyaman dan senang. Fenomena yang ditemukan yaitu banyaknya remaja yang merasa khawatir akan masa depannya dan takut akan penilaian negative oleh orang lain terhadap dirinya. Tujuan:  penelitian ini bertujuan menilai tingkat kecemasan pada remaja sebelum dan sesudah dilakukan tindakan relaksasi otot progresif di SMAK Stella Maris Surabaya. Metode: metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu pre eksperimental dengan rancangan one group pretest-posttest design dengan menggunakan teknik total sampling sebanyak 35 responden. Penelitian ini menggunakan kuesioner HARS (Hamilton Anxiety Rating Scale). Hasil: penelitian ini menggunakan analisis uji hipotesis Wilcoxon yaitu p=0.000 (p<0,05), artinya ada pengaruh tingkat kecemasan sebelum dan sesudah dilakukan tindakan relaksasi otot progresif. Kesimpulan: hasil dalam penelitian ini menunjukan sebagian besar (77%) remaja yang tidak mengalami kecemasan setelah dilakukan tindakan relaksasi otot progresif. Peneliti merekomendasi kepada pihak sekolah untuk menghimbau kepada para siswa/siswi untuk melakukan tindakan relaksasi otot progresif sebagai upaya mengatasi kecemasan.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2025-05-19

Issue

Section

Article