Cyberbullying Victimization Dan Kesehatan Mental Remaja
DOI:
https://doi.org/10.33508/ners.v13i1.7275Abstract
Latar Belakang: Cyberbullying victimization ditimbulkan secara sengaja dan terus menerus oleh para pelaku, yang bermaksud mengancam korban dengan bermacam rupa, baik secara verbal, fisik, hingga mengganggu kesehatan mental. Sebagian remaja di SMA Hang Tuah 4 Surabaya mengatakan bahwa mereka pernah menjadi cyberbullying victimization hingga mengalami gangguan kesehatan mental. Tujuan: tujuan penelitian ini menganalisis hubungan cyberbullying victimization terhadap kesehatan mental remaja pertengahan di SMA Hang Tuah 4 Surabaya. Metode: Desain penelitian ini menggunakan studi korelasi dengan pendekatan cross sectional. Responden dalam penelitian ini berjumlah 124 siswa dengan menggunakan teknik simple random sampling. Instrumen penelitian cyberbullying victimization adalah kuesioner CYBVICS (Cyberbullying Victimization Scale) dan instrumen penelitian kesehatan mental adalah MHI-38 (Mental Health Inventory-38). Hasil: Hasil penelitian menunjukkan lebih dari 50% (54%) responden termasuk cyberbullying victimization tinggi dan lebih dari 50% (61%) responden memiliki kesehatan mental rendah dengan hasil uji rank spearman p =0,000 dan r = (-) 0,633. Kesimpulan: ada hubungan kuat dengan arah negatif yang artinya semakin tinggi cyberbullying victimization maka semakin rendah kesehatan mental remaja pertengahan di SMA Hang Tuah 4 Surabaya. Sebagai masukan untuk meningkatkan efektivitas bimbingan konseling, kepala sekolah dapat meningkatkan kembali tugasnya dengan aktif membuat jadwal konseling tiap bulannya untuk mencegah adanya cyberbullying victimization.
Downloads
Downloads
- 2 799
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Kista Elizabeth Kirbianti, Etik Lusiani, Iriene Kusuma Wardhani

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.