LANSIA CAKAP DIGITAL: PELATIHAN LITERASI DIGITAL DI GEREJA KATOLIK PAROKI GEMBALA YANG BAIK SURABAYA
DOI:
https://doi.org/10.33508/peka.v8i1.7189Abstract
Kelompok lansia di Gereja Katolik Gembala Yang Baik, Surabaya, menyoroti kebutuhan akan literasi digital yang lebih baik. Terdapat beberapa kesulitan dalam menggunakan berbagai layanan di internet karena kurangnya kemampuan dalam menggunakan teknologi tersebut yakni kurangnya kemampuan menjaga keamanan gawai dan data pribadi, masih minimnya kemampuan mengantisipasi serangan kejahatan siber di aplikasi percakapan, belum memiliki kemampuan mengantisipasi penipuan belanja online, dan kesulitan dalam membedakan konten riskan di platform video. Merespons hal ini, tim pengabdian merancang empat materi utama untuk menjawab kebutuhan tersebut, meliputi akses aman dan pintar, aplikasi percakapan, ekonomi digital, dan pemilihan konten hiburan. Adapun pelaksanaan kegiatan akan menggunakan teknik komunikasi antar pribadi (KAP). Pelaksanaan yang efektif dapat diukur dengan output kegiatan yang terpenuhi meliputi 1) keterampilan menjaga keamanan gawai dan data pribadi; 2) keterampilan mengantisipasi serangan kejahatan siber di aplikasi percakapan; 3) keterampilan mengantisipasi penipuan belanja online; dan 4) keterampilan membedakan konten riskan di platform video.
Downloads
Downloads
- 2 152
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Merlina Maria Barbara Apul, Finsensius Yuli Purnama, Nanang Krisdinanto

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms: 1. Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal. 2. Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal. 3. Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).


