Pengaruh Penambahan NaCl, Addition, dan Faktor Air-Semen terhadap Slump Adukan Beton

Authors

  • Yudha Rachman Winarto Program Studi S1 Teknik Sipil, Sekolah Tinggi Teknik Malang, Jl. Simpang Candi Panggung No 133, Malang 65142, Jawa Timur Indonesia
  • Hartono Pranjoto Program Studi Profesi Insinyur, Fakultas Teknik, Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya, Jl. Kalijudan No.37 Surabaya 60114, Jawa Timur, Indonesia

Keywords:

Slump;, Concrete, NaCl, Superplasticizer

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh penggunaan air yang mengandung klorida (air PDAM yang dicampur 3% NaCl), penambahan superplasticizer, serta variasi rasio air-semen (FAS 0,40 dan 0,50) terhadap nilai slump beton segar. Metode yang digunakan adalah eksperimen laboratorium dengan pengujian slump menggunakan kerucut Abrams sesuai SNI 1972:2008. Terdapat delapan variasi campuran beton yang diuji untuk mengetahui pengaruh masing-masing variabel serta interaksinya terhadap workability beton. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan superplasticizer secara signifikan meningkatkan nilai slump, terutama pada campuran dengan FAS 0,50, meskipun menggunakan air garam. Nilai slump tertinggi sebesar 18,7 cm diperoleh pada campuran dengan air mengandung NaCl, superplasticizer, dan FAS 0,50. Analisis ANOVA menunjukkan bahwa ketiga faktor tersebut—jenis air, penggunaan superplasticizer, dan rasio air-semen—serta interaksinya memberikan pengaruh yang signifikan terhadap nilai slump beton segar.

Downloads

Download data is not yet available.

References

[1] Lasino, Setiati, N. R., & Cahyadi, D. (2017). Karakteristik Beton Dengan Menggunakan Berbagai Jenis Semen (Concrete Characteristik Using Various Types of Cement). Jurnal Jalan-Jembatan, 34(1), 49–63.

[2] Zahlim, A., Bachtiar, E., & Makbul, R. (2022). Efek Curing Air Laut Terhadap Kuat Tekan Beton Mutu Tinggi Yang Menggunakan Fly Ash Sebagai Subtitusi Pasir. Borneo Engineering : Jurnal Teknik Sipil, 1(1), 1–10. https://doi.org/10.35334/be.v1i1.2161

[3] Zhang, M., Yao, Z., Gao, M., & Wang, H. (2025). The Effect of Chloride Ions Morphology on the Properties of Concrete Under Dry and Wet Conditions. Sustainability, 17(7), 2884. https://doi.org/10.3390/su17072884

[4] Neville, A. M. (2010). Properties of Concrete (5th ed.). Pearson Education Limited.

[5] Miah, M. J., Huaping, R., Paul, S. C., Babafemi, A. J., & Li, Y. (2023). Long-term strength and durability performance of eco-friendly concrete with supplementary cementitious materials. Innovative Infrastructure Solutions, 8(10), 255. https://doi.org/10.1007/s41062-023-01225-3

[6] Khayat, K. H., Morin, R., & Bissonnette, B. (2000). Self-Consolidating Concrete. ACI Materials Journal, 97(3), 346–353.

[7] Mehta, P. K., & Monteiro, P. J. M. (2014). Concrete: Microstructure, Properties, and Materials. McGraw-Hill Education. https://books.google.co.id/books?id=X84TAgAAQBAJ

[8] Yamada, K., Ogawa, S., & Hanehara, S. (2001). Controlling of the adsorption and dispersing force of polycarboxylate-type superplasticizer by sulfate ion concentration in aqueous phase. Cement and Concrete Research, 31(3), 375–383. https://doi.org/https://doi.org/10.1016/S0008-8846(00)00503-2

[9] ASTM C143/C143M-20. (2022). Metode uji slump beton semen hidraulis. Badan Standardisasi Nasional Republik Indonesia. www.bsn.go.id

[10] Puspita Sari, N., Haniza, S., & Fajar, A. (2022). Pengaruh Variasi Faktor Air Semen Terhadap Kuat Tekan dan Porositas Pada Beton Porous. Journal of Infrastructure and Civil Engineering, 2(2), 87–94. https://doi.org/10.35583/jice.v2i2.19

[11] Kalua, G., Lebang, F., & Yuniarto, E. (2023). Stabilisasi Pemanfaatan Garam Dapur (NaCl) Dan Serbuk Kaca (SiO2) Terhadap Kuat Geser Dan Kuat Tekan Bebas Tanah Lempung. Jurnal Penelitian Teknik Sipil Konsolidasi, 1(3), 173–178. https://doi.org/10.56326/jptsk.v1i3.3021

Downloads

Published

2026-03-21

Issue

Section

Artikel