EVALUASI PENERAPAN CARA PRODUKSI PANGAN OLAHAN YANG BAIK (CPPOB) DI DEPOT X SURABAYA
DOI:
https://doi.org/10.33508/jtpg.v25i1.8244Abstract
Penerapan Cara Produksi Pangan Olahan yang Baik (CPPOB) merupakan upaya penting dalam menjamin mutu dan keamanan pangan, khususnya pada usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat penerapan CPPOB pada Depot X di Surabaya berdasarkan 14 aspek CPPOB sesuai Peraturan Menteri Perindustrian Republik Indonesia Nomor 75/M-IND/PER/7/2010. Metode penelitian yang digunakan adalah survei dengan teknik observasi, wawancara, dan pengisian daftar periksa (checksheet). Analisis data dilakukan menggunakan pendekatan gap analysis untuk mengidentifikasi kesesuaian dan ketidaksesuaian penerapan CPPOB. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari total 87 kriteria CPPOB, sebanyak 62 kriteria (77%) telah terpenuhi, sedangkan 25 kriteria (23%) belum sesuai. Ketidaksesuaian mayor ditemukan pada aspek bangunan dan ruang produksi, fasilitas higiene sanitasi, karyawan, pengawasan proses, produk akhir, pelabelan, dan penyimpanan. Secara keseluruhan, Depot X belum sepenuhnya memenuhi persyaratan CPPOB sehingga diperlukan perbaikan berkelanjutan, terutama pada aspek higiene sanitasi, pengendalian proses, dan pengujian mutu produk, guna meningkatkan keamanan dan kualitas pangan serta mendukung pemenuhan persyaratan perizinan edar.
Downloads
Downloads
- 4 110
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Auliatur Rohmah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.