MODIFIKASI RESEP MAKANAN CAIR TINGGI ENERGI TINGGI PROTEIN BERBASIS PISANG AMBON, LABU SIAM, DAN YOGURT SEBAGAI SUMBER PREBIOTIK DAN PROBIOTIK
DOI:
https://doi.org/10.33508/jtpg.v25i1.8320Abstract
Kondisi kritis akut seperti luka bakar, trauma berat, pembedahan, dan infeksi berat yang terdapat di ICU memerlukan penanganan khusus. Hal ini dikarenakan kondisi tersebut memiliki risiko yang tinggi terjadinya malnutrisi dan gangguan saluran pencernaan akan mempengaruhi asupan zat gizi pasien, oleh karena itu dibutuhkan dukungan gizi berupa pemberian oral nutrition supplement. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengembangan modifikasi resep makanan cair berbasis pisang ambon, labu siam, dan yogurt sebagai sumber prebiotik dan probiotik. Penelitian ini menggunakan desain eksperimental yang melibatkan 30 panelis. Dua formulasi makanan cair dikembangkan dari modifikasi bahan pisang ambon, labu siam, dan yogurt dengan perbedaan komposisi pada setiap formula. Analisis pengujian meliputi uji organoleptik, daya alir, viskositas, dan kandungan energi zat gizi. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa uji organoleptik pada F1 untuk parameter warna 93,3%, aroma 83,3%, rasa 84%, tekstur 82,6%, sedangkan pada F2 untuk parameter warna 66%, aroma 72%, rasa 66%, tekstur 77,3%. Uji daya alir menunjukkan waktu 53 detik pada F1 dan 1.02 detik pada F2, dengan viskositas F1 sebesar 572 mPa.s dan F2 578 mPa.s. Densitas energi pada F1 yaitu 1,03 kkal/ml dan F2 yaitu 1,09 kkal/ml. Berdasarkan hasil modifikasi makanan cair TETP berbasis pisang ambon, labu siam dan yogurt yang terpilih yaitu pada formulasi F1 dari aspek mutu organoleptik, daya alir, viskositas, serta kandungan energi zat gizi.
Downloads
Downloads
- 1 240
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Syavira Novelia Ramadani, Rani Nurmayanti

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.