HUBUNGAN ANTARA KEBIASAAN SARAPAN DAN ASUPAN ZAT GIZI MAKRO DENGAN TINGKAT KONSENTRASI BELAJAR PADA SISWA
DOI:
https://doi.org/10.33508/jtpg.v25i1.8348Abstract
Sarapan memiliki peran penting dalam mendukung fungsi kognitif dan konsentrasi belajar siswa. Kebiasaan tidak sarapan dapat menyebabkan asupan eenrgi dan zat gizi yang tidak optimal sehingga berdampak pada kemampuan konsentrasi selama proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kebiasaan sarapan dan asupan zat gizi makro dengan tingkat konsentrasi belajar pada siswa SMA Negeri 9 Mataram. Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional yang melibatkan 120 siswa kelas XI Saintek dengan teknik total sampling. Kebiasaan sarapan diukur menggunakan kuesioner, asupan zat gizi makro dinilai melalui food recall 24 jam, dan tingkat konsentrasi belajar diukur menggunakan Grid Concentration Test. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square. Hasil penelitain menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara kebiasaan sarapan dengan tingkat konsentrasi belajar (p = 0,000), sedangkan asupan zat gizi makro tidak menunjukkan hubungan yang signifikan dengan tingkat konsentrasi belajar (p > 0,05). Dapat disimpulkan bahwa kebiasaan sarapan berhubungan dengan tingkat konsentrasi belajar siswa, sementara asupan zat gizi makro tidak berhubungan secara signifikan dengan konsentrasi belajar siswa.
Downloads
Downloads
- 2 286
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Hanna Luthfia Rozaifa, M. Thonthowi Jauhari, Junendri Ardian, Widani Darma Isasih, Anisah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.